PUISI POLITIK : TUKANG GUSUR DAN TUKANG KABUR


Tukang Gusur
penulis : fadli zon

Tukang gusur tukang gusur

Menggusur orang-orang miskin

Di kampung-kampung hunian puluhan tahun

Di pinggir dan bantaran kali Ciliwung
Di rumah-rumah nelayan Jakarta
Di dekat apartemen mewah dan mall yang gagah
Semua digusur sampai hancur
Tukang gusur tukang gusur
Melebur orang-orang miskin
Melumat mimpi-mimpi masa depan
Membunuh cita-cita dan harapan
Anak-anak kehilangan sekolah
Bapak-bapaknya dipaksa menganggur
Ibu-ibu kehabisan air mata
Tukang gusur menebar ketakutan di Ibu Kota
Gayanya pongah bagai penjajah
Caci maki kanan kiri
Mulutnya srigala penguasa
Segala kotoran muntah
Kawan-kawannya konglomerat
Centengnya oknum aparat
Meneror kehidupan rakyat
Ibu Kota katanya semakin indah
Orang-orangnya miskin digusur pindah
Gedung-gedung semakin cantik menjulang
Orang-orang miskin digusur hilang
Tukang gusur tukang gusur
Sampai kapan kau duduk di sana
Menindas kaum dhuafa
Tukang gusur tukang gusur
Suatu masa kau menerima karma
Pasti digusur oleh rakyat Jakarta



  
Tukang Kabur
penulis : denny siregar
#jawaban atas puisi tukang gusur

Tukang kabur tukang kabur
Mengaburkan fakta apa yang sebenarnya ada
Bahwa rakyat miskin hanyalah alat propaganda
Mereka di pelihara bahkan dibina
Untuk mendulang banyak suara

Tukang kabur tukang kabur
Benarkah rusun rawa bebek menyedihkan ?
Tentu saja jika dilihat dari kacamata orang kaya
Yang hidupnya dari kaca ke kaca
Bukan dari mata mereka yang tiap hari rentan terserang malaria
Karena hidup berteman dengan sampah yang mengambang dimana-mana.

Tukang kabur, wahai tukang kabur
Bicaralah secara fakta
Bukan karena ambisi politik semata
Anda teriak ketika banjir melanda
Tapi ketika ada yang mencoba memperbaiki sekuat tenaga
Memperbaiki kerusakan yang selama ini dibina..
Anda teriak juga..
Tanyalah diri anda, wahai tukang kabur
Anda itu teriak untuk apa ?

Tukang kabur, duhai tukang kabur
Sebelum menilai orang lain
Lihat di dalam rumah sendiri
Tidakkah anda lihat banyak kader anda yang korupsi ?
Belum lagi yang keluar negeri minta fasilitasi..
Malu dong sama Mukidi..

Oh tukang kabur..
Memang sakitnya tuh disini
Ketika ada kader terbaik yang terpaksa lari
Karena tidak mau disetir dan dipaksa korupsi
Enak dong, anda bahagia dia gigit jari..

Salam tukang kabur
Lidahnu adalah harimaumu
Berkacalah yang baik
Tidak akan pernah menang
Orang yang sibuk mencela orang
Tapi dirinya sendiri belepotan..


# catatan sahampemenang : supaya berimbang

0 Response to "PUISI POLITIK : TUKANG GUSUR DAN TUKANG KABUR"

Post a Comment