ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI

A. Pengertian IPTEK IPTEK adalah akronim dari Ilmu
Pengetahuan dan Teknologi, dimana
dari akronim tersebut mempunyai
artinya sendiri, baik Ilmu,
Pengetahuan, maupun Teknologi. Ilmu dapatlah dipandang sebagai produk, sebagai proses, dan sebagai
paradigma etika. 1. Ilmu dipandang sebagai
proses karena ilmu merupakan hasil dari kegiatan sosial, yang
berusaha memahami alam,
manusia dan perilakuknya baik
secara individu atau kelompok. 2. Ilmu sebagai produk artinya ilmu diperoleh dari hasil metode
keilmuan yang diakui secara
umum dan sifatnya yang universal.
Oleh karena itu ilmu dapat diuji
kebenarannya, sehingga tidak
mustahil suatu teori yang sudah mapan suatu saat dapat
ditumbangkan oleh teori lain. 3. Ilmu sebagai paradigma
ilmu, karena ilmu selain universal, komunal, juga alat meyakinkan
sekaligus dapat skeptis, tidak
begitu saja mudah menerima
kebenaran. Istilah ilmu yang dikemukakan di atas berbeda dengan istilah pengetahuan.
Ilmu diperoleh melalui kegiatan
metode ilmiah atau epistemology. Jadi,
epistemology merupakan
pembahasan bagaimana
mendapatkan pengetahuan. Epistemologi
ilmu tercermin dalam kegiatan metode
ilmiah. Sedangkan pengetahuan
adalah pikiran atau pemahaman di
luar atau tanpa kegiatan metode
ilmiah, sifatnya dapat dogmatis, banyak spekulasi dan tidak berpijak
pada kenyataan empiris. Sumber
pengetahuan dapat berupa hasil
pengalaman berdasarkan akal sehat
(common sense) yang disertai
mencoba-coba, intuisi (pengetahuan yang diperoleh tanpa penalaran) dan
wahyu (merupakan pengetahuan
yang diberikan Tuhan kepada para
nabi atau utusan-Nya). Adapun beberapa
definisi ilmu menurut para ahli seperti yang dikutip oleh Bakhtiar tahun
2005 diantaranya adalah : a. Mohamad Hatta, mendefinisikan ilmu adalah pengetahuan yang teratur
tentang pekerjaan hukum kausal
dalam suatu golongan masalah yang
sama tabiatnya, maupun menurut
kedudukannya tampak dari luar,
maupun menurut bangunannya dari dalam. b. Ralph Ross dan Ernest Van Den Haag, mengatakan ilmu adalah yang empiris, rasional, umum dan
sistematik, dan ke empatnya serentak. c. Karl Pearson, mengatakan ilmu adalah lukisan atau keterangan yang
komprehensif dan konsisten tentang
fakta pengalaman dengan istilah yang
sederhana. d. Ashley Montagu, menyimpulkan bahwa ilmu adalah pengetahuan yang
disusun dalam satu sistem yang
berasal dari pengamatan, studi dan
percobaan untuk menentukan
hakikat prinsip tentang hal yang
sedang dikaji. e. Harsojo menerangkan bahwa ilmu merupakan akumulasi pengetahuan
yang disistemasikan dan suatu
pendekatan atau metode pendekatan
terhadap seluruh dunia empiris yaitu
dunia yang terikat oleh faktor ruang
dan waktu, dunia yang pada prinsipnya dapat diamati oleh panca
indera manusia. Lebih lanjut ilmu
didefinisikan sebagai suatu cara
menganalisis yang mengijinkan
kepada ahli-ahlinya untuk
menyatakan suatu proposisi dalam bentuk : “ jika …. maka “. f. Afanasyef, menyatakan ilmu adalah manusia tentang alam, masyarakat
dan pikiran. Ia mencerminkan alam
dan konsep-konsep, katagori dan
hukum-hukum, yang ketetapannya
dan kebenarannya diuji dengan
pengalaman praktis. Yang dimaksud dengan atau
pengertian tentang ilmu pengetahuan adalah pengetahuan yang didasarkan atas fakta-fakta di
mana pengujian kebenarannya diatur
menurut suatu tingkah laku sistem.
Kamus Besar Bahasa Indonesia
menyatakan bahwa ilmu pengetahuan adalah pengetahuan tentang suatu bidang yang disusun
secara bersistem menurut metode
tertentu, yang dapat digunakan untuk
menerangkan gejala-gejala tertentu. Ilmu pengetahuan menurut Horton, P, B., dan Chester L, H merupakan
upaya pencarian pengetahuan yang
dapat diuji dan diandalkan, yang
dilakukan secara sistematis menurut
tahap-tahap yang teratur dan
berdasarkan prinsip-prinsip serta prosedur tertentu
sedangkan tekonologi adalah
penerapan penemuan-penemuan
ilmiah untuk memecahkan masalah-
masalah praktis. Ilmu pengetahuan pada dasarnya memiliki tiga komponen penyangga
tubuh pengetahuan yang disusun
sebagai berikut: 1. Ontologis, dapat diartikan sebagai hakikat apa yang dikaji oleh
pengetahuan, sehingga jelas
ruang lingkup wujud yang
menjadi objek penelaahannya,
dengan kata lain ontologis
merupakan objek formal dari suatu pengetahuan 2. Epistemologis, dapat diartikan sebagai cara bagaimana materi
pengetahuan diperoleh dan
disusun menjadi tubuh
pengetahuan 3. Aksiologis, merupakan asas menggunakan ilmu pengetahuan
atau fungsi dari ilmu pengetahuan. Teknologi, teknologi merupakan berasal dari bahasa Yunani,
yaitu tekne, yang berari pekerjaan,
dan logos, berarti suatu studi
peralatan, prosedur dan metode yang
digunakan pada berbagai cabang
industri. Berikut ini definisi teknologi menurut para ahli : a. Menurut Prayitno dalam Ilyas (2001), teknologi adalah seluruh
perangkat ide, metode, teknik benda-
benda material yang digunakan dalam
waktu dan tempat tertentu maupun
untuk memenuhi kebutuhan manusia b. Menurut Mardikanto (1993), teknologi adalah suatu perilaku
produk, informasi dan praktek-
praktek baru yang belum banyak
diketahui, diterima dan digunakan
atau diterapkan oleh sebagian warga
masyarakat dalam suatu lokasi tertentu dalam rangka mendorong
terjadinya perubahan individu dan
atau seluruh warga masyarakat yang
bersangkutan. c. Menurut Jaques Ellul memberi arti teknologi sebagai ”keseluruhan
metode yang secara rasional
mengarah dan memiliki ciri efisiensi
dalam setiap bidang kegiatan
manusia”. Pengertian teknologi secara
umum adalah: 1. proses yang meningkatkan nilai
tambah 2. produk yang digunakan dan
dihasilkan untuk memudahkan
dan meningkatkan kinerja 3. Struktur atau sistem di mana
proses dan produk itu
dikembamngkan dan digunakan. d. Menurut Iskandar Alisyahbana , teknologi telah dikenal manusia sejak
jutaan tahun yang lalu karena
dorongan untuk hidup yang lebih
nyaman, lebih makmur dan lebih
sejahtera. Jadi sejak awal peradaban
sebenarnya telah ada teknologi, meskipun istilah “teknologi belum
digunakan. Pengertian teknologi
sendiri menurutnya adalah cara
melakukan sesuatu untuk memenuhi
kebutuhan manusia dengan bantuan
akal dan alat, sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat atau
membuat lebih ampuh anggota tubuh,
pancaindra dan otak manusia. e. Wikipedia.org mendefenisikan teknologi merupakan perkembangan
suatu media / alat yang dapat
digunakan dengan lebih efisien guna
memproses serta mengendalikan
suatu masalah. Kesimpulannya, ilmu pengetahuan
mempunyai teori-teori atau rumus-
rumus yang tetap, dan teknologi
merupakan praktek atau ilmu terapan
dari teori-teori yang berasal dari ilmu
pengetahuan. Jadi ilmu pengetahuan dan teknologi mempunyai saling
mempunyai hubungan. Jika tidak ada
ilmu pengetahuan, teknologi tidak
akan ada. B. Perkembangan IPTEK pada saat
ini Perkembangan dunia iptek yang
demikian pesatnya telah membawa
manfaat luar biasa bagi kemajuan
peradaban umat manusia. Jenis-jenis
pekerjaan yang sebelumnya
menuntut kemampuan fisik cukup besar, kini relatif sudah bisa
digantikan oleh perangkat mesin-
mesin otomatis. Sistem kerja robotis
telah mengalihfungsikan tenaga otot
manusia dengan pembesaran dan
percepatan yang menakjubkan. Begitupun dengan telah
ditemukannya formulasi-formulasi
baru aneka kapasitas komputer,
seolah sudah mampu menggeser
posisi kemampuan otak manusia
dalam berbagai bidang ilmu dan aktivitas manusia. Ringkas kata,
kemajuan iptek yang telah kita capai
sekarang benar-benar telah diakui
dan dirasakan memberikan banyak
kemudahan dan kenyamanan bagi
kehidupan umat manusia. Bagi masyarakat sekarang, iptek
sudah merupakan suatu religion.
Pengembangan iptek dianggap
sebagai solusi dari permasalahan
yang ada. Sementara orang bahkan
memuja iptek sebagai liberator yang akan membebaskan mereka dari
kungkungan kefanaan dunia. Iptek
diyakini akan memberi umat manusia
kesehatan, kebahagiaan dan
imortalitas. Sumbangan iptek terhadap
peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri.
Namun manusia tidak bisa pula
menipu diri akan kenyataan bahwa
iptek mendatangkan malapetaka dan
kesengsaraan bagi manusia. Dalam
peradaban modern yang muda, terlalu sering manusia terhenyak oleh disilusi
dari dampak negatif iptek terhadap
kehidupan umat manusia. Kalaupun
iptek mampu mengungkap semua
tabir rahasia alam dan kehidupan,
tidak berarti iptek sinonim dengan kebenaran. Sebab iptek hanya mampu
menampilkan kenyataan. Kebenaran
yang manusiawi haruslah lebih dari
sekedar kenyataan obyektif.
Kebenaran harus mencakup pula
unsur keadilan. 1. C. Dampak Positif dan Dampak
Negatif dari Perkembangan
Teknologi Dilihat dari berbagai bidang : 1. Bidang Informasi dan komunikasi Dalam bidang informasi dan
komunikasi telah terjadi kemajuan
yang sangat pesat. Dari kemajuan
dapat kita rasakan dampak positipnya
antara lain: a. Kita akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan
terbaru di bumi bagian manapun
melalui internet b. Kita dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat
jauh hanya dengan melalui
handphone c. Kita mendapatkan layanan bank yang dengan sangat mudah. Dan lain-
lain Disamping keuntungan-keuntungan
yang kita peroleh ternyata kemajuan
kemajuan teknologi tersebut
dimanfaatkan juga untuk hal-hal yang
negatif, antara lain: a. Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris (Kompas) b. Penggunaan informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet
yang bisa disalah gunakan fihak
tertentu untuk tujuan tertentu c. Kerahasiaan alat tes semakin terancam Melalui internet kita dapat
memperoleh informasi tentang tes
psikologi, dan bahkan dapat
memperoleh layanan tes psikologi
secara langsung dari internet. d. Kecemasan teknologi, selain itu ada kecemasan skala kecil akibat
teknologi komputer. Kerusakan
komputer karena terserang virus,
kehilangan berbagai file penting
dalam komputer inilah beberapa
contoh stres yang terjadi karena teknologi. Rusaknya modem internet
karena disambar petir. 2. Bidang Ekonomi dan Industri Dalam bidang ekonomi teknologi
berkembang sangat pesat. Dari
kemajuan teknologi dapat kita
rasakan manfaat positifnya antara lain: a. Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi b. Terjadinya industrialisasi c. Produktifitas dunia industri semakin meningkat. Kemajuan teknologi akan
meningkatkan kemampuan
produktivitas dunia industri baik dari
aspek teknologi industri maupun
pada aspek jenis produksi. Investasi
dan reinvestasi yang berlangsung secara besar-besaran yang akan
semakin meningkatkan produktivitas
dunia ekonomi. Di masa depan,
dampak perkembangan teknologi di
dunia industri akan semakin penting.
Tanda-tanda telah menunjukkan bahwa akan segera muncul teknologi
bisnis yang memungkinkan
konsumen secara individual
melakukan kontak langsung dengan
pabrik sehingga pelayanan dapat
dilaksanakan secara langsung dan selera individu dapat dipenuhi, dan
yang lebih penting konsumen tidak
perlu pergi ke toko. d. Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk
selalu menambah skill dan
pengetahuan yang dimiliki.
Kecenderungan perkembangan
teknologi dan ekonomi, akan
berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja
yang diperlukan. Kualifikasi tenaga
kerja dan jumlah tenaga kerja yang
dibutuhkan akan mengalami
perubahan yang cepat. Akibatnya,
pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan
tenaga kerja yang mampu
mentransformasikan pengetahuan
dan skill sesuai dengan tuntutan
kebutuhan tenaga kerja yang
berubah tersebut. e. Di bidang kedokteran dan kemajauan ekonomi mampu
menjadikan produk kedokteran
menjadi komoditi Meskipun demikian
ada pula dampak negatifnya antara
lain; 1. terjadinya pengangguran bagi
tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang
dibutuhkan; 2.Sifat konsumtif sebagai
akibat kompetisi yang ketat pada era
globalisasi akan juga melahirkan
generasi yang secara moral
mengalami kemerosotan: konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang
bermental “instant”. 3. Bidang Sosial dan Budaya Akibat kemajuan teknologi bisa kita
lihat a. Perbedaan kepribadian pria dan wanita. Banyak pakar yang
berpendapat bahwa kini semakin
besar porsi wanita yang memegang
posisi sebagai pemimpin, baik dalam
dunia pemerintahan maupun dalam
dunia bisnis. Bahkan perubahan perilaku ke arah perilaku yang
sebelumnya merupakan pekerjaan
pria semakin menonjol. Data yang
tertulis dalam buku Megatrend for
Women : From Liberation to
Leadership yang ditulis oleh Patricia Aburdene & John Naisbitt (1993)
menunjukkan bahwa peran wanita
dalam kepemimpinan semakin
membesar. Semakin banyak wanita
yang memasuki bidang politik,
sebagai anggota parlemen, senator, gubernur, menteri, dan berbagai
jabatan penting lainnya. b. Meningkatnya rasa percaya diri. Kemajuan ekonomi di negara-negara
Asia melahirkan fenomena yang
menarik. Perkembangan dan
kemajuan ekonomi telah
meningkatkan rasa percaya diri dan
ketahanan diri sebagai suatu bangsa akan semakin kokoh. Bangsa-
bangsa Barat tidak lagi dapat
melecehkan bangsa-bangsa Asia. c. Tekanan, kompetisi yang tajam di pelbagai aspek kehidupan sebagai
konsekuensi globalisasi, akan
melahirkan generasi yang disiplin,
tekun dan pekerja keras. Meskipun demikian kemajuan
teknologi akan berpengaruh negatip
pada aspek budaya: a. Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di
kalangan remaja dan pelajar.
Kemajuan kehidupan ekonomi yang
terlalu menekankan pada upaya
pemenuhan berbagai keinginan
material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat menjadi “kaya
dalam materi tetapi miskin dalam
rohani”. b. Kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja semakin
meningkat semakin lemahnya
kewibawaan tradisi-tradisi yang ada
di masyarakat, seperti gotong royong
dan tolong-menolong telah
melemahkan kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan penting
dalam menciptakan kesatuan sosial.
Akibat lanjut bisa dilihat bersama,
kenakalan dan tindak menyimpang di
kalangan remaja dan pelajar semakin
meningkat dalam berbagai bentuknya, seperti perkelahian, corat-
coret, pelanggaran lalu lintas sampai
tindak kejahatan. c. Pola interaksi antar manusia yang berubah. Kehadiran komputer pada
kebanyakan rumah tangga golongan
menengah ke atas telah merubah pola
interaksi keluarga. Komputer yang
disambungkan dengan telpon telah
membuka peluang bagi siapa saja untuk berhubungan dengan dunia
luar. Program internet relay chatting
(IRC), internet, dan e-mail telah
membuat orang asyik dengan
kehidupannya sendiri. Selain itu
tersedianya berbagai warung internet (warnet) telah memberi peluang
kepada banyak orang yang tidak
memiliki komputer dan saluran
internet sendiri untuk berkomunikasi
dengan orang lain melalui internet.
Kini semakin banyak orang yang menghabiskan waktunya sendirian
dengan komputer. Melalui program
internet relay chatting (IRC) anak-
anak bisa asyik mengobrol dengan
teman dan orang asing kapan saja. 4. Bidang Pendidikan Teknologi mempunyai peran yang
sangat penting dalam bidang
pendidikan antara lain: a. Munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai
sumber ilmu dan pusat pendidikan.
Dampak dari hal ini adalah guru
bukannya satu-satunya sumber ilmu
pengetahuan. b. Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang
memudahkan siswa dan guru dalam
proses pembelajaran. Dengan
kemajuan teknologi terciptalah
metode-metode baru yang membuat
siswa mampu memahami materi- materi yang abstrak, karena materi
tersebut dengan bantuan teknologi
bisa dibuat abstrak. c. Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka Dengan kemajuan
teknologi proses pembelajaran tidak
harus mempertemukan siswa dengan
guru, tetapi bisa juga menggunakan
jasa pos internet dan lain-lain. Disamping itu juga muncul dampak
negatif dalam proses pendidikan
antara lain: a. Kerahasiaan alat tes semakin terancam Program tes inteligensi
seperti tes Raven, Differential
Aptitudes Test dapat diakses melalui
compact disk. Implikasi dari
permasalahan ini adalah, tes psikologi
yang ada akan mudah sekali bocor, dan pengembangan tes psikologi
harus berpacu dengan kecepatan
pembocoran melalui internet tersebut. b. Penyalahgunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk
melakukan tindak kriminal. Kita tahu
bahwa kemajuan di badang
pendidikan juga mencetak generasi
yang berepngetahuan tinggi tetapi
mempunyai moral yang rendah. Contonya dengan ilmu komputer
yang tingi maka orang akan berusaha
menerobos sistem perbangkan dan
lain-lain. 5. Bidang politik Beberapa dampak yang dapat
ditimbulkan dalam bidang politik : a. Timbulnya kelas menengah baru Pertumbuhan teknologi dan ekonomi di kawasan ini akan
mendorong munculnya kelas
menengah baru. Kemampuan,
keterampilan serta gaya hidup mereka
sudah tidak banyak berbeda dengan
kelas menengah di negara-negera Barat. Dapat diramalkan, kelas
menengah baru ini akan menjadi
pelopor untuk menuntut kebebasan
politik dan kebebasan berpendapat
yang lebih besar. b. Proses regenerasi kepemimpinan. Sudah barang tentu peralihan generasi kepemimpinan ini
akan berdampak dalam gaya dan
substansi politik yang diterapkan.
Nafas kebebasan dan persamaan
semakin kental. c. Di bidang politik internasional, juga terdapat kecenderungan tumbuh
berkembangnya regionalisme.
Kemajuan di bidang teknologi
komunikasi telah menghasilkan
kesadaran regionalisme. Ditambah
dengan kemajuan di bidang teknologi transportasi telah menyebabkan
meningkatnya kesadaran tersebut.
Kesadaran itu akan terwujud dalam
bidang kerjasama ekonomi, sehingga
regionalisme akan melahirkan
kekuatan ekonomi baru. Sehingga, dari uraian diatas kita bisa
menyimpulkan bahwa kemajuan
teknologi adalah sesuatu yang tidak
bisa kita hindari dalam kehidupan ini,
karena kemajuan teknologi akan
berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Teknologi yang
sebenarnya merupakan alat bentu/
ekstensi kemampuan diri manusia.
Dewasa ini, telah menjadi sebuah
kekuatan otonom yang justru
‘membelenggu’ perilaku dan gaya hidup kita sendiri. Dengan daya
pengaruhnya yang sangat besar,
karena ditopang pula oleh system-
sistem sosial yang kuat, dan dalam
kecepatan yang makin tinggi,
teknologi telah menjadi pengarah hidup manusia. Masyarakat yang
rendah kemampuan teknologinya
cenderung tergantung dan hanya
mampu bereaksi terhadap dampak
yang ditimbulkan oleh kecanggihan
teknologi. Perkembangan teknologi memang
sangat diperlukan. Setiap inovasi
diciptakan untuk memberikan
manfaat positif bagi kehidupan
manusia. Memberikan banyak
kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia.
Khusus dalam bidang teknologi
masyarakat sudah menikmati banyak
manfaat yang dibawa oleh inovasi-
inovasi yang telah dihasilkan dalam
dekade terakhir ini. Namun manusia tiudak bisa menipu diri sendiri akan
kenyataan bahwa teknologi
mendatangkan berbagai efek negatif
bagi manusia. D. Dampak Iptek Terhadap
Masyarakat dan Budaya Setempat Penerapan Iptek dalam
pembangunan telah meningkatkan
kehidupan masyarakat dan
memajukan kehidupan bangsa dan
negara di berbagai sektor. Namun
harus disadari di balik semua itu ada dampak-dampak negatifnya terhadap
lingkungan hidup. Yang dimaksud
lingkungan hidup dalam hal ini adalah
menyangkut lingkungan alam,
lingkungan sosial dan budaya.
Lingkungan alam adalah segala kondisi alam baik yang organik
maupun anorganik (tumbuh-
tumbuhan, binatang, air, tanah,
batuan, udara, dan lain-lain). Sedangkan lingkungan sosial adalah
semua manusia yang ada di sekitar,
baik perorangan maupun kelompok
( misalnya keluarga, teman
sepermainan, tetangga, dan teman
sekerja). Kemudian juga menyangkut lingkungan budaya, yakni hal-hal
yang berkaitan dengan karya cipta
dan hasil perbuatan atau tingkah laku
manusia misalnya yang menyangkut
gagasan, norma, kepercayaan, adat
istiadat, pakaian, rumah, dan lain-lain. 1. Perubahan Tata Nilai Berbagai penemuan teknologi telah
membawa perubahan yang begitu
cepat dalam tata kehidupan
masyarakat. Perubahan itu antara lain
cara orang bekerja, gaya hidup, dan
tata nilai masyarakat. Berbagai penemuan dan penerapan teknologi
telah membuka fase industrialisasi.
Teknologi dan industrialisasi
cenderung mempercepat tempo
kehidupan, pengangkutan serba
cepat, dan komunikasi secepat kilat. Ciri masyarakat industrialis akan
samgat tergantung pada produk
teknologi. Ketergantungan ini telah
mendorong pada pilihan-pilihan yang
terkait dengan reward (keuntungan)
dan cost (biaya). Untuk mencapai kesejahteraan hidup, orang
cenderung untuk mendapatkan
keuntungan dan memperkecil biaya.
Hal ini telah mengarahkan manusia ke
dalam paham materialisme. Akibatnya,
ketergantungan manusia terhadap sesamanya semakin berkurang.
Ikatan sosial tradisional akan semakin
luntur dan beralih pada ikatan
kepentingan dengan pertimbangan
untung dan rugi. Muncullah tata nilai
budaya yang individual materialistik. Nilai-nilai kegotong-royongan,
terutama di lingkungan masyarakat
kota mulai melemah. 2. Adanya Kesenjangan Sosial Perkembangan industri dapat
meningkatkan pendapatan dan
membuka lapangan kerja. Tetapi juga
memunculkan kesenjangan sosial di
masyarakat. Muncullah kelompok
masyarakat pemilik modal yang kaya bahkan menjadi konglomerat, tetapi
juga ada kelompok masyarakat yang
tidak memiliki ketrampilan. Mereka
yang tidak menguasai teknologi akan
semakin ketinggalan dan hidup
miskin. Terjadilah jurang perbedaan yang begitu dalam antara si kaya dan
si miskin. Hal ini dapat mendorong
kecemburuan sosial dan kerawanan
keamanan. 3. Merosot dan Rusaknya Lingkungan Alam Akibat dari semakin meningkatnya
jumlah penduduk, dan penerapan
Iptek yang kurang bijaksana telah
menimbulakan kemerosotan kualitas
lingkungan alam. Bahkan tidak hanya
merosot, tetapi juga mulai timbul kerusakan-kerusakan sistem
lingkungan alam. Beberapa masalah
lingkungan yang berkaitan dengan
merosot dan rusaknya kualitas
lingkungan alam, sebagai berikut: a) Kemerosotan Kualitas dan Kuantitas
Sumber Daya Alam Merosotnya kualitas dan kuantitas
sumber daya alam itu terjadi antara
lain karena pemanfaatan lingkungan
alam yang berlebihan melampaui
kemampuan, sehingga alam itu sulit
dipulihkan.. Perkembangan Iptek dipacu untuk mengejar keuntungan
dan kesejahteraan diri manusia itu
sendiri. Hal ini telah mendorong
berbagai praktek teknologi yang
mengeksploitasi sumber daya alam
secara kurang bertanggung jawab, karena semata-mata untuk
kemewahan. Akibatnya, sumber daya
alam kita menjadi menipis. Kualitas sumber daya yang mengalami
kemunduran cukup parah adalah
sumber daya air. Di berbagai wilayah,
baik air tawar maupun air laut mulai
mengalami pencemaran, misalnya
karena tercampur dengan logam berat, adanya bakteri coli dan tinja.
Sumber air tanah juga mulai tercemar
oleh campuran air laut. Sebagai
contoh di Jakarta sudah meresap
sejauh 5-8 km dari pantai (jadi sudah
sampai sekitar Monas). b) Pencemaran oleh Limbah dan
Bahan Berbahaya Terjadi pencemaran pada berbagai
sumber daya alam telah menurunkan
fungsi dari sumber alam, seperti air,
udara, tanah, dan bahan makanan.
Pencemaran ini disebabkan oleh
limbah, terutama dari kawasan industri. Yang paling dikhawatirkan
adalah penggunaan bahan kimia
yang berbahaya, seperti industri
pestisida dan timbulnya limbah B3
(bahan beracun berbahaya) dari
kawasan industri. c) Meningkatnya Lapisan Gas CO2 dan
Kenaikan Suhu Bumi Akibat adanya dampak kamar kaca
telah menyebabkan menebalanya
lapisan gas CO2 yang menyelubungi
bumi. Gas ini berasal dari penggunaan
energi minyak, batu bara, dan gas.
Panasnya gas yang menyelimuti bumi bisa berakibat meningkatnya suhu
bumi atau perubahan iklim. Oleh
karena bumi begitu panas dapat
menimbulakan kebakaran hutan. Menurut perkiraan dalam 50 tahun
yang akan datang suhu bumi akan
meningkat 1-3 derajat celcius di
khatulistiwa dan 7 derajat celcius di
kedua kutub. Akibatnya, gunung-
gunung es di kutub akan mencair. Permukaan air laut naik dan dapat
menenggelamkan daerah-daerah di
pinggir laut. Sementara, daerah yang
kering akan menjadi semakin kering. d) Adanya Hujan Asam Industri, khususnya pengeboran
logam, pembangkit listrik batu bara
dan penggunaan energi minyak, batu
bara dan gas telah mengeluarakan
berton-ton SO2, NO2, dan CO2. Hal ini
akan berakibat turun hujan yang bersifat asam. Air hujan dengan kadar
keasaman yang tinggi itu akan
merusak hutan, menyebabkan
berkaratnya benda-benda logam
(jembatan, rel). Bahkan bangunan
dari beton, marmer menjadi cepat rusak. e) Lubang Lapisan Ozon Lapisan tipis ozon (O3) pada
ketinggian +-30 km di atas bumi telah
makin menipis. Bahkan di beberapa
tempat telah menjadi rusak
(berlubang). Padahal lapisan ozon
berfungsi menahan 99% dari radiasi sinar ultra violet yang berbahaya bagi
kehidupan. Lapisan ozon ini rusak
karena bahan kimia, gas penyemprot
minyak wangi, dan mesin pendingin.
Akibat rusaknya lapisan ozon dapat
menimbulkan kanker kulit, kerusakan mata, dan kerusakan tanaman
budidaya. f) Adanya Bencana Alam Banjir Bencana banjir terjadi karena ulah
manusia yang tidak peduli dengan
kelestarian lingkungan. Hanya karena
ingin mengejar keuntungan, maka
manusia telah melakukan
penebangan hutan tanpa terkendali. Demi kepentingan bisnis, daerah-
daerah jalur hijau berubah menjadi
berbagai bangunan. 4. Kekhawatiran Manusia terhadap
Persenjataan Kimia dan Nuklir Perkembangan iptek tidak menutup
kemungkinan untuk
mengembangkan persenjataan
canggih, termasuk senjata kimia dan
nuklir. Hal ini dapat membahayakan
kehidupan manusia. 5. Berkembangnya Kenakalan
Remaja dan Kriminalitas Perkembangan dan penerapan iptek
telah mendorong terjadinya
globalisasi. Dengan berbagai macam
media, setiap orang termasuk para
remaja mudah kena pengaruh nilai
budaya lain, termasuk tingkah laku kekerasan. Media massa dan terutama
televisi disebut-sebut sebagai salah
satu media yang sangat besar
pengaruhnya, khususnya bagi remaja
dan manusia pada umumnya. Muncullah kenakalan remaja antara
lain karena adanya pengaruh dari luar
melalui media massa termasuk film-
film di televisi. Begitu juga berbagai
bentuk kriminalitas juga dipengaruhi
oleh media massa. Demikian uraian mengenai dampak penerapan IPTEK
terhadap lingkungan hidup. Jadi, jelas
penerapan IPTEK memiliki banyak
keuntungan, tetapi juga ada dampak
negatif yang harus dicari jalan
pemecahannya. Selain dampak positif, perkembangan sistem informasi,
komunikasi, dan transportasi juga
memiliki dampak yang negatif. Dengan adanya media informasi,
komunikasi, dan transportasi ternyata
telah membawa pengaruh nilai-nilai
sosial budaya luar yang mulai
menggeser budaya bangsa klasik
yang adi luhung. Kehidupan individualistik mulai berkembang dan
menggeser nilai-nilai kekerabatan dan
gotong royong sebagian rakyat
Indonesia. Dengan semakin berkembangnya alat
transportasi, juga menimbulkan
dampak negatif. Semakin banyaknya
kendaraan bermotor telah
menimbulkan polusi, sehingga
mengurangi kenyamanan, menganggu kesehatan setiap
pemakai jalan, sering menimbulkan
kecelakaan.

0 Response to "ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI"

Post a Comment